Minggu, 09 Agustus 2009

Oleh-oleh dari BOP

Minggu, 9 Agustus 2009, jadwal tetap awal bulan, seperti biasa hadir BOP. Dua hal yang paling gue suka ketika datang BOP adalah, recharging semangat dan batere gue kembali untuk menjaga konsistensi, dan bersenang-senang keluar dari rutinitas harian yang mau gak mau, suka gak suka, harus gue akui membosankan.

BOP kali ini nendang banget. Di samping ngeliat anak 18 tahun yang rekognisi 15% padahal dia join baru Mei kemarin (hiks...sama ama gue), sentilan mbak Meuthia tentang menulis novel kehidupan amat sangat kena di gue. Secara hobiii...banget baca novel, perumpamaan mbak Meuthia langsung kena di hati deh. Masa iya ya, novel gue mau gue tulis begitu-begitu aja. Kerja-rumah-kerja-rumah-kerja lagi- rumah lagi-kerja lagi-rumah lagi (sekali-sekali liburan ada lah, tapi tetap aja itu kuranggggggggg banget, wong gue maunya libur bisa tiap hari dan bisa suka-suka tiap hari kok, hehehe). Monoton banget gak sihhhh...Novel-novel kayak gini biasanya gue lirik pun nggak, lha ini...novel hidup gue sendiri...Ironis banget...

Gue suka novel yang penuh warna, kaya rasa, kaya imajinasi, dan dalam maknanya. So, gue akan buat novel hidup gue kaya cerita. Mulai dari cerita hari-hari cinta gue dengan Radja (my little cute son), cerita tentang aktivitas mengajar lagi (part-time, yang akan gue lakoni benar2 sebagai hobi, bukan profesi), nulis buku (beneran), perjalanan gue ke tempat2 yang gue inginkan, pertemuan gue dengan orang-orang baru dan aktivitas gue di berbagai organisasi, yang sangat sulit gue lakukan saat ini, mengingat gue harus 'terpenjara' tiap hari, 8 jam sehari, di kantor. Gue akan ukir novel gue ini seindah mungkin, sehingga yang membacanya akan senang, terhanyut dan haru-biru dengan cerita-ceritague.

Gue tau, untuk menggapainya gak akan gampang. Penolakan, rasa malu, rasa minder yang semuanya akan terbayar lunas ketika gue berhasil mencapai puncaknya. Gue percaya dan semuanya percaya bahwa semuanya bukan cuma impian atau lagu pengantar tidur. Banyak sudah contohnya, permasalahannya hanya mau atau tidak mau saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar